Vaksinasi Wabah Tetap Gratis Untuk Grup Rentan

Vaksinasi Wabah Tetap Gratis Untuk Grup Rentan

Kontrapedia.com – Kementerian Kesejahteraan Indonesia mengatakan penyebaran pandemi Covid-19 pada Indonesia semakin terkendali. Meski demikian upaya proteksi melalui vaksinasi akan terus dilakukan.

Nantinya vaksinasi difokuskan untuk kelompok rentan yang tersebut masih miliki resiko fatalitas lalu kematian akibat COVID-19. Upaya ini tertuang di Peraturan Menteri Aspek Kesehatan (PMK) Nomor HK.01.07/MENKES/2193/2023 Tentang Pemberian Imunisasi Wabah Program.

Dalam aturan tersebut, Imunisasi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) masuk menjadi kegiatan imunisasi rutin efektif mulai 1 januari 2024 di area seluruh Indonesia. KMK No. HK.01.07-MENKES-2193-2023 ttg Pemberian Imunisasi Pandemi Program.

“Nantinya ada dua kelompok yang dimaksud menjadi sasaran imunisasi Pandemi acara kemudian mendapatkan imunisasi Virus Corona gratis,” jelas Direktur Jenderal Pencegahan serta Pengendalian Penyakit Kementerian Aspek Kesehatan dr. Maxi Rein Rondonuwu, Akhir Pekan (31/12/2023).

Ilustrasi vaksin yang digunakan harus dipenuhi sebelum berangkat haji. (Pixabay/WiR_Pixs)
Ilustrasi vaksin yang dimaksud harus dipenuhi sebelum berangkat haji. (Pixabay/WiR_Pixs)

Dirjen Maxi menjelaskan kelompok pertama adalah yang mana belum pernah menerima vaksin Virus Corona sebanding sekali. Sementara kelompok kedua adalah yang tersebut telah menerima minimal 1 dosis vaksin COVID-19.

Baik kelompok pertama maupun kelompok kedua dikhususkan bagi warga lanjut usia, lanjut usia dengan komorbid, dewasa dengan komorbid, tenaga kondisi tubuh yang tersebut bertugas dalam garda terdepan, ibu hamil, juga remaja usia 12 tahun ke melawan kemudian kelompok usia lainnya dengan kondisi immunocompromised (orang yang mengalami gangguan sistem imun) sedang–berat.

Sementara itu, sesuai Surat Edaran Dirjen Farmalkes HK.02.02/E/2571/2023 tentang Penyediaan Vaksin untuk Pelaksanaan Vaksin penyebaran virus Corona Pilihan, bagi penduduk yang tersebut tiada masuk pada kriteria dalam atas, imunisasi Wabah menjadi imunisasi pilihan secara mandiri, kemudian bisa saja didapatkan dalam seluruh infrastruktur pelayanan kondisi tubuh yang mana menyediakan layanan vaksinasi COVID-19.

SE Penyediaan Vaksin untuk Pelaksanaan Vaksinasi Pandemi Pilihan

“Vaksin Pandemi yang digunakan digunakan untuk imunisasi pilihan harus yang digunakan telah miliki NIE dari BPOM serta didapatkan dari distributor resmi yang dimaksud ditunjuk oleh produsen,” jelas Direktur Jenderal Kefarmasian lalu Alat Aspek Kesehatan Dr Rizka Andalucia Apt.

Untuk pencatatan juga pelaporan pemberian imunisasi Wabah baik imunisasi acara maupun imunisasi pilihan harus dilaksanakan pada sistem pencatatan dan juga pelaporan imunisasi yang terintegrasi dengan sistem informasi kebugaran nasional pada hal ini SatuSehat, tutup dr. Maxi

(Sumber: Suara.com)