Koleksi Kendaraan Said Aqil Siradj Cukup Misterius, 23 Tahun Lalu Cuma Miliki 4 Unit Saja

Koleksi Kendaraan Said Aqil Siradj Cukup Misterius, 23 Tahun Lalu Cuma Miliki 4 Unit Saja

Kontrapedia.com – Said Aqil Siradj menjadi materi perbincangan rakyat setelahnya adanya kabar mengenai Abdee Slank yang mengundurkan diri dari kedudukan Komisaris Independen Telkom.

Ia dibandingkan sikapnya dengan Abdee dimana dirinya masih enggan melepas jabatan sebagai Komisaris Utama dalam PT KAI sebab telah dilakukan menyokong salah satu paslon di tempat Pilpres 2024.

Terlepas dari hal tersebut, sosok Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu pun dibahas mengenai harta kekayaannya.

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN), ia hanya sekali melaporkan sekali saja. Itupun telah cukup lama sekitar 23 tahun lalu, yakni 2001.

Kala itu, Said Aqil menjabat sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Dalam LHKPN tersebut, ia memiliki kekayaan sebsar 2.965.412.931.

Ia memiliki harta tiada bergerak berbentuk tanah lalu bangunan senilai Rupiah 1,215 miliar yang tersebar di area DKI Jakarta Selatan, Malang, serta Cirebon.

Sedangkan harta lain berbentuk giro serta setara kas senilai Rupiah 1,363 miliar.

Dari sektor otomotif, Komisaris PT KAI ini miliki koleksi kendaraan senilai RP 231,5 jt yang tersebut terdiri dari 4 unit kendaraan.

Toyota Corolla AE86. (Super Street/Dax Rodriguez)
Ilustrasi Toyota Corolla (Super Street/Dax Rodriguez)

Dua kendaran dalam bentuk mobil yakni Toyota Corolla kemudian Toyota Kijang dengan nilai masing-masing sebesar Mata Uang Rupiah 125 jt kemudian Mata Uang Rupiah 100 juta.

Sedangkan dua motor lainnya terdiri dari merek Yamaha kemudian Honda dengan nilai masing-masing sebesar RP 2,5 jt serta Simbol Rupiah 4 juta.

Tidak diketahui pasti nilai total kekayaan kemudian koleksi kendaraan ketika ini. Tentu hal ini menjadi misterius bagi kalangan rakyat mengingat ia sudah ada menjabat sebagai Komisaris PT KAI.

Sebagai tambahan informasi, penghasilan seseorang komisaris dalam PT KAI diketahui mencapai Rp14 jt pada tahun 2022. Ditambah dengan insentif khusus sebesar Rp9 juta, dan juga remunerasi untuk tunjangan hari raya keagamaan senilai Rp886 juta.

(Sumber: Suara.com)