“Goyang, Mang” Saat Isi Bensin? Begini Penjelasannya

“Goyang, Mang” Saat Isi Bensin? Begini Penjelasannya

Kontrapedia.com – Saat antre pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU masih menjumpai konsumen menggoyang-goyangkan kendaraan beroda dua motor yang tersebut menimbulkan serasa mengikuti potongan syair “Goyang, Mang”? Atau masih duduk manis sementara melakukan pengisian materi bakar–padahal ada yang mana menyatakan mestinya berdiri agar bensin tuntas masuk ke tangki?

Dikutip dari tips yang dibagikan Wahana Honda, tangki motor telah lama memiliki sekat sehingga distribusi bensin seimbang antara sisi kanan serta kiri pada bagian tangkinya.

Sehingga pengemudi kendaraan beroda dua motor tak perlu menggoyang-goyangkan motor pada waktu mengisi bensin. Ini adalah oleh sebab itu proyek konstruksi tangki sudah ada dapat mendistribusikan BBM secara merata.

Akan tetapi masalah sikap berdiri, disebutkan bahwa akan lebih banyak aman kemudian selamat apabila pengendara motor memilih turun serta berdiri dari motornya. Ada pun alasannya adalah beberapa risiko gangguan terhadap sepeda gowes motor yang tersebut akan muncul pada waktu sedang mengisi bensin.

Petugas SPBU mengisi substansi bakar di area SPBU Cikini, Ibukota Indonesia Pusat, Selasa (14/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Mengisi unsur bakar sepeda gowes motor di tempat SPBU. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Salah satunya merupakan percikan api yang tersebut sanggup muncul pada tangki motor. Percikan api terjadi ketika kunci kontak ON atau mesin di keadaan menyala pada waktu diisi bensin. Hal ini terjadi akibat sistem kelistrikan mesin akan terus menyala jikalau tiada dimatikan. Padahal, kelistrikan dalam badan motor juga sedang terlibat pada waktu diisi bensin. Jika listrik bergesekan, tentu akan memunculkan percikan api yang digunakan mampu menyebabkan kebakaran. 

Selain kemungkinan percikan api, ada kemungkinan lain. Yaitu substansi bakar yang digunakan meluber dan juga terkena mesin motor yang digunakan panas. Kondisi ini juga mampu menyebabkan kebakaran. Apalagi kalau kendaraan beroperasi pasca perjalanan jauh, pasti mesin di keadaan panas. 

Jadi pengendara motor yang mana mengendarai kendaraan roda dua dengan kedudukan tangki dalam depan tak perlu turun dari kendaraan ketika pengisian bensin. Akan tetapi, sikap berdiri akan menyebabkan pengendara menjadi lebih lanjut responsif daripada duduk di tempat jok motor. 

Tindakan ini memudahkan pengendara menyelamatkan diri ketika terjadi kondisi darurat seperti percikan api yang digunakan memicu kebakaran tadi.

Sebagai catatan, sebaiknya mengisi bensin di area SPBU atau tempat pengisian resmi. Selain kualitas bensinnya sendiri  terjaga, standar keamanan atau safety juga diberlakukan.

(Sumber: Suara.com)