Geber Jet Darat EV, Adrien Brody Kenang Zaman Drag Race

Geber Jet Darat EV, Adrien Brody Kenang Zaman Drag Race

Kontrapedia.com – Ajang balap jet darat tenaga listrik alias Formula E mendapat tempat tersendiri pada hati para penggemarnya. Termasuk para pekerja seni panggung dan juga dunia perfilman. Antara lain adalah Adrien Brody, peraih Academy Awards atau Piala Oscar 2002 untuk permainan gemilangnya di film “The Pianist”.

Lelaki kelahiran Woodhaven, Queens, New York City, Amerika Serikat 14 April 1973 yang digunakan menjadi aktor termuda peraih The Best Actor pada Piala Oscar ini datang menyaksikan balap Formula E di area sirkuit jalan raya Diriyah, Arab Saudi.

Namun, tidak ada sebatas bertandang ke paddock dan juga beramah-tamah dengan para driver balap single seater ramah lingkungan itu, Adrien Brody juga ambil bagian di pembukaan demo tunggangan balap Electric Vehicle atau EV.

Adrien Brody berpose dalam depan jet darat single seater Formula E di tempat paddock ABB FIA Formula E seri Diriyah, Arab Saudi [picture courtesy of FIA Formula E]
Adrien Brody berpose dalam depan jet darat single seater Formula E dalam paddock ABB FIA Formula E seri Diriyah, Arab Saudi [picture courtesy of FIA Formula E]

Seperti biasanya, pelaksana Formula E ABB FIA mengundang public figure untuk terlibat secara bergerak pada perlombaan itu. Kali ini, undangan dilayangkan untuk Adrien Brody yang mana antara lain bermain pada film King Kong (2005), Midnigh in Paris (2011), dan juga Asteroid City (2023). Ia memperoleh kesempatan membesut salah satu unit tunggangan balap Formula E GEN3.

Dikutip dari rilis resmi Hankook Tire sebagaimana diterima Suara.com, Adrien Brody sangat terkesan dengan performa Hankook iON Race saat berada di tempat balik EV demo GEN3.

“Saya sangat berterima kasih melawan kesempatan yang dimaksud diberikan, dapat menggeber Formula E GEN3 di area street race Diriyah,” paparnya.

Sementara dikutipkan dari laman resmi FIA Formula E, Adrien Brody mengungkap latar belakang mengapa ia menyukai dunia balap.

“Saya meningkat lalu besar pada dunia balap drag pada New York juga memiliki beberapa pengalaman di dalam trek. Akan tetapi berada di tempat balik mobil balap Formula E GEN3 di area race street circuit Diriyah menghasilkan saya semakin mengapresiasi, memberikan salut, serta rasa hormat lebih tinggi besar terhadap balap satu ini. Juga untuk bakat, keterampilan, lalu semangat kompetitif para driver yang berlaga,” tukasnya.

“Tunggangan balap EV ini miliki torsi besar, lalu bobot bodi sangat ringan, sehingga dibutuhkan kepekaan ekstra ketika melahap tikungan. Para pembalapnya mesti menjaga tunggangan agar bergeming pada waktu mencapai tenaga maksimum,” pujinya.

Saat turun sama-sama unit tunggangan balap Formula E GEN3, Adrien Brody mengenakan racesuit lengkap, dengan sepatu balap, serta helm juga sarung tangan.

Adrien Brody dibantu para insinyur Formula E masuk cockpit single seater Formula E dalam paddock ABB FIA Formula E seri Diriyah, Arab Saudi [picture courtesy of FIA Formula E]
Adrien Brody dibantu para insinyur Formula E masuk cockpit single seater Formula E dalam paddock ABB FIA Formula E seri Diriyah, Arab Saudi [picture courtesy of FIA Formula E]

Dibantu para insinyur Formula E, ia masuk cockpit unit balap single seater EV tercepat, teringan, sekaligus paling bertenaga, kemudian efisien yang digunakan pernah diciptakan.

Seru, Adrien Brody mampu melaju pada kecepatan tembus 320 km per jam, melahap trek jalanan sepanjang 2,49 km kemudian menyeberangi dinding bersejarah Pusat Kota Diriyah yang tercatat salah satu situs Warisan Global UNESCO.

“Menggeber tunggangan di dalam trek hari ini, dengan panduan Safety Car Porsche Taycan EV bertenaga dalam berhadapan dengan 700 daya kuda sungguh mengasyikkan,” kata Adrien Brody lagi.

Menyimak kunjungan Tom Cruise di area balap Formula 1 (F1) beberapa ketika lalu, juga Brad Pitt kemudian Damson Idris yang  shooting film tentang balap di tempat antara acara balap F1, apakah boleh “curiga”, bahwa Adrien Brody akan segera mengesahkan kontrak main film masalah balapan juga? Khususnya balap ramah lingkungan bersatu tunggangan EV?

(Sumber: Suara.com)